Berapa lama suami istri boleh tidak berhubungan?
Menurut riwayat, suami dilarang mendiamkan isteri melebihi tiga hari. Ini adalah pendapat yang paling masyhur di kalangan ulama. Larangan ini bertujuan untuk menjaga keharmonian rumah tangga dan mencegah suami daripada bersikap zalim terhadap isteri.
Namun, untuk urusan jimak, ulama membenarkan suami menangguhkannya sehingga sebulan. Ini adalah pendapat yang dikemukakan oleh Imam Malik dan Imam Syafie. Pendapat ini didasarkan pada hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, di mana beliau berkata: "Rasulullah SAW pernah tidak menggauli aku selama sebulan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Menurut para ulama, suami boleh menangguhkan jimak dengan isteri selama sebulan dalam situasi tertentu, seperti:
- Isteri sedang sakit atau dalam keadaan tidak memungkinkan untuk melakukan jimak.
- Suami sedang dalam perjalanan jauh atau sedang berperang.
- Suami ingin memberikan hukuman atau ta'zir kepada isteri atas kesalahan yang dilakukan.
- Suami sedang mengalami kesulitan ekonomi dan tidak mampu memenuhi kebutuhan isteri.
Namun, suami tidak boleh menangguhkan jimak dengan isteri tanpa alasan yang dibenarkan. Jika suami mendiamkan isteri atau menangguhkan jimak tanpa alasan yang sah, maka ia dianggap telah melakukan dosa dan melanggar hak isteri.
- Investasi apa yang cocok untuk pemula?
- 10 Langkah Gaya Hidup Sehat?
- Jika terlanjur transfer, apa yang harus segera dilakukan?
- Berapa lama crypto akan bertahan?
- Bagaimana cara mengatasi resiko kegagalan dalam pengembangan ide usaha?
- ASI bagus sampai umur berapa?
- Apakah uang yang sudah ditransfer bisa di batalkan?
- 3 hari sesudah haid apakah bisa hamil?
- 7 Apa yang dimaksud dengan software?
- Jika jaringan 5G ada, apakah jaringan 4G akan hilang?
Maklum balas jawapan:
Terima kasih atas maklum balas anda! Maklum balas anda sangat penting dalam membantu kami menambah baik jawapan pada masa hadapan.