Benda apa saja yang dilarang di pesawat?

0 tontonan
Benda tajam seperti gunting dan pisau dilarang masuk kabin pesawat demi keamanan dan masuk ke bagasi tercatat. Cairan lebih dari 100 ml dilarang masuk kabin, sedangkan wadah kurang dari 100 ml wajib diletakkan dalam plastik transparan. Power bank kapasitas daya hingga 100 Wh diperbolehkan dalam kabin dengan batas 2 unit, tetapi dilarang keras masuk ke bagasi tercatat. benda apa saja yang dilarang di pesawat ditentukan berdasarkan risiko keamanan dan aturan maskapai.
Maklum Balas 0 suka

Benda Apa Saja Yang Dilarang Di Pesawat: Kabin vs Bagasi

Memahami benda apa saja yang dilarang di pesawat membantu penumpang menghindari penyitaan barang di pemeriksaan keamanan bandara. Aturan ketat mengenai benda tajam, kapasitas cairan, dan perangkat daya dirancang untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang selama penerbangan. Pelajari ketentuan ini untuk memastikan proses perjalanan udara berjalan lancar tanpa hambatan saat check-in.

Benda apa saja yang dilarang di pesawat?

Pertanyaan mengenai benda apa saja yang dilarang di pesawat sering muncul karena aturan keselamatan penerbangan bisa terasa membingungkan. Secara garis besar, barang yang dilarang meliputi bahan peledak, senjata, zat berbahaya, dan benda tajam yang berpotensi membahayakan keamanan penerbangan. Namun, aturan detailnya bisa sangat bervariasi antara bagasi kabin dan bagasi tercatat.

Barang yang Dilarang Total

Beberapa benda dilarang keras untuk dibawa, baik ke dalam kabin maupun ke dalam bagasi tercatat, karena risiko ledakan atau kontaminasi kimia. Ini termasuk kembang api, petasan, bahan kimia korosif seperti asam sulfat, hingga zat radioaktif. Barang-barang ini memiliki risiko tinggi memicu kebakaran atau merusak struktur pesawat. Selain itu, segala bentuk narkotika dan obat-obatan terlarang tentu saja dilarang secara hukum. Jangan pernah mencoba membawanya, karena konsekuensinya bisa sangat berat.

Aturan Benda Tajam dan Cairan di Kabin

Banyak penumpang sering bingung soal benda tajam. Gunting, pisau, silet, atau alat pertukangan seperti obeng dilarang masuk kabin pesawat demi keamanan. - Wait, thats just a general guideline - namun, benda-benda tersebut biasanya tetap bisa dibawa asalkan dimasukkan ke dalam barang yang dilarang di bagasi pesawat tercatat[1] atau check-in. Sementara itu, aturan cairan di kabin pesawat cukup ketat. Cairan, gel, atau aerosol dalam wadah lebih dari 100 ml tidak diperbolehkan dibawa ke kabin dan aturan pengangkutannya dapat berbeda tergantung maskapai atau bandara. Jika kurang dari 100 ml, Anda diperbolehkan membawanya ke kabin asalkan diletakkan dalam satu kantong plastik transparan yang dapat ditutup kembali.

Ketentuan Membawa Power Bank dan Perangkat Elektronik

Power bank adalah benda dengan aturan paling spesifik saat ini. Secara umum, ketentuan membawa power bank di pesawat mencakup kapasitas daya hingga 100 Wh yang diperbolehkan di dalam kabin, namun biasanya dibatasi maksimal 2 unit per penumpang.[2] Power bank dilarang keras masuk ke bagasi tercatat karena risiko panas berlebih yang bisa memicu api di ruang bagasi. Saya ingat betul saat pertama kali bepergian, saya hampir saja menaruhnya di bagasi - untungnya petugas check-in mengingatkan tepat waktu. Selalu periksa label kapasitas pada power bank Anda sebelum berangkat agar tidak disita saat pemeriksaan keamanan.

Perbandingan Aturan Bagasi Kabin vs Tercatat

Memahami perbedaan antara barang yang boleh masuk kabin dan yang wajib masuk bagasi tercatat adalah kunci agar proses pemeriksaan bandara berjalan lancar.

Bagasi Kabin

  1. Dilarang total (gunting, pisau, cutter)
  2. Wajib dibawa di kabin, dilarang di bagasi
  3. Maksimal 100 ml per wadah

Bagasi Tercatat (Check-in)

  1. Diperbolehkan dengan pengemasan aman
  2. Dilarang total
  3. Tidak ada batasan volume ketat
Pilihan terbaik adalah selalu menempatkan barang berisiko atau barang tajam di bagasi tercatat. Gunakan bagasi kabin hanya untuk barang elektronik penting, dokumen, dan perlengkapan kecil yang diperlukan selama penerbangan.

Kejadian di Bandara Soekarno-Hatta

Budi, seorang karyawan kantor di Jakarta, hendak pergi dinas ke Singapura. Dia terburu-buru dan tanpa sadar memasukkan gunting kecil yang biasa digunakan untuk merapikan jenggot ke dalam tas kabinnya.

Saat melewati pemeriksaan keamanan di terminal, mesin X-ray mendeteksi benda tersebut. Budi merasa panik dan bingung karena dia benar-benar lupa kalau gunting itu masih ada di tas.

Petugas keamanan menjelaskan bahwa gunting tersebut tidak boleh masuk kabin. Budi terpaksa meninggalkan gunting tersebut karena tidak punya waktu lagi untuk kembali ke meja check-in demi memasukkannya ke bagasi tercatat.

Hasilnya, Budi kehilangan barang kesayangannya. Pelajaran yang dia dapat adalah pentingnya mengecek ulang isi tas satu malam sebelum keberangkatan, bukan saat sedang terburu-buru di bandara.

Pengetahuan Untuk Dibawa Pulang

Cek aturan maskapai spesifik

Setiap maskapai memiliki kebijakan bagasi yang bisa sedikit berbeda. Selalu kunjungi situs resmi maskapai sebelum jadwal keberangkatan.

Pisahkan elektronik dari bagasi tercatat

Power bank dan baterai lithium cadangan wajib dibawa di tas kabin, jangan pernah dimasukkan ke bagasi yang akan diproses di ruang kargo.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut, silakan baca Apakah boleh membawa barang cair di pesawat?
Aturan 100 ml untuk cairan

Jika ingin membawa cairan ke kabin, pastikan wadahnya maksimal 100 ml dan dikemas dalam plastik transparan agar mudah diperiksa.

Perlu Tahu Lebih Lanjut

Apakah benda tajam boleh dibawa ke bagasi tercatat?

Ya, benda tajam seperti gunting, pisau, atau silet boleh dibawa, namun wajib dimasukkan ke dalam bagasi tercatat atau check-in. Jangan sekali-kali membawanya ke dalam kabin pesawat.

Mengapa power bank dilarang di bagasi tercatat?

Power bank mengandung baterai lithium yang berisiko mengalami panas berlebih. Jika terjadi korsleting di ruang bagasi yang tidak terpantau, hal tersebut bisa memicu kebakaran yang sulit dipadamkan.

Berapa kapasitas power bank yang boleh dibawa?

Secara umum, power bank dengan kapasitas di bawah 100 Wh diperbolehkan. Jika kapasitasnya antara 100 Wh hingga 160 Wh, biasanya memerlukan persetujuan khusus dari maskapai.

Sumber

  • [1] Tsa - Cairan, gel, atau aerosol dalam wadah lebih dari 100 ml wajib ditaruh di bagasi tercatat.
  • [2] Faa - Power bank dengan kapasitas daya hingga 100 Wh diperbolehkan di dalam kabin, namun biasanya dibatasi maksimal 2 unit per penumpang.