Apa ciri-ciri kalimat imperatif?
105 tontonan
Ciri-ciri ayat imperatif:
Susunan P-S (predikat-subjek)
Imbuhan -lah atau -kan di akhir ayat
Sifat memaksa, mewajibkan perbuatan
Anda mungkin ingin bertanya?Lebih banyak
Ciri-Ciri Ayat Imperatif
Ayat imperatif ialah ayat yang digunakan untuk memberi arahan, perintah atau permintaan. Ayat ini mempunyai beberapa ciri-ciri tertentu, antaranya:
- Susunan P-S (Predikat-Subjek) Ayat imperatif biasanya disusun dengan susunan predikat di awal ayat, diikuti oleh subjek. Contoh:
Belilah rumah itu. Tolonglah saya.
- Imbuhan -lah atau -kan di Akhir Ayat Ayat imperatif biasanya ditandai dengan adanya imbuhan -lah atau -kan di akhir ayat. Imbuhan -lah digunakan untuk menyatakan permintaan yang halus, sementara imbuhan -kan digunakan untuk menyatakan perintah atau arahan yang lebih tegas. Contoh:
Berangkatlah sekarang. Makanlah nasi ini. Tolongkan saya angkat barang ini.
- Sifat Memaksa, Mewajibkan Perbuatan Ayat imperatif mempunyai sifat memaksa atau mewajibkan seseorang untuk melakukan sesuatu. Ayat ini sering digunakan dalam situasi di mana pembicara mempunyai kuasa atau otoritas atas pendengar. Contoh:
Diam! Segera laksanakan perintah ini!
Dalam penulisan, ayat imperatif biasanya diakhiri dengan tanda seru (!) untuk memberi penekanan pada sifat memaksanya. Contoh:
Berangkatlah sekarang! Tolonglah saya sebentar!
Paling Disukai
Soalan Terkini
- Apa yang harus dilakukan setelah selesai berhubungan intim?
- Apa saja yang dapat meningkatkan kreativitas?
- Jelaskan apa yang kamu pahami tentang internet.?
- Apakah yang dimaksud dengan kalimat saran?
- Apakah boleh sholat ketika keluar lendir coklat?
- Mengapa perusahaan harus melakukan pengendalian risiko?
- Apakah boleh mengisi daya ponsel beberapa kali sehari?
- Buah tropis itu apa saja?
- Suhu tubuh 41 apakah normal?
- Apakah boleh membawa korek api ke pesawat?
Maklum balas jawapan:
Terima kasih atas maklum balas anda! Maklum balas anda sangat penting dalam membantu kami menambah baik jawapan pada masa hadapan.