Apakah non-verbal termasuk bentuk kekerasan?
Okay, mari kita olah sikit artikel ni supaya rasa lebih "manusiawi" dan ada sentuhan peribadi:
"Eh, betul ke kekerasan tu cuma tumbuk, tendang, jerit-jerit je? Aku pun pernah terfikir macam tu dulu. Tapi, bila fikir balik, ada je kan 'kekerasan' yang tak nampak dek mata kasar?
Macam... pernah tak korang kena jeling tajam sampai rasa macam nak tembus jantung? Atau kena perli dengan nada yang konon-kononnya gurauan, tapi pedih dia, mak aih... sampai ke tulang? Aku pernah! Dan serius, rasa dia lagi teruk dari kena marah direct tau.
Itu belum lagi cerita pasal kena pulau. Bayangkan, kau wujud tapi macam tak wujud. Orang buat tak nampak, tak ajak bersembang, macam kau ni halimunan je. Sakit, kan? Pedihnya tu... Ya Allah, hanya Tuhan je yang tahu.
Jadi, betul lah tu. Kekerasan bukan setakat fizikal je. Ada kekerasan non-verbal ni, yang diam-diam membunuh jiwa. Pandangan, sindiran, pulau... semua tu boleh jadi 'senjata' yang sangat ampuh. Kita kena peka. Jangan sampai kita sendiri jadi 'pembunuh' tanpa sedar, atau lagi teruk, jadi mangsa yang terperangkap dalam senyap. Betul tak?"
- Perangkat apa saja yang dibutuhkan dalam membuat jaringan?
- Instrumen investasi ada apa saja?
- Bagaimana perubahan iklim memengaruhi kesehatan mental manusia?
- Kenapa manusia bisa mengalami jatuh cinta dalam hidupnya?
- Apa kesimpulan dari MS Excel?
- Mengapa di Indonesia memiliki banyak suku bangsa?
- Bisakah kuota lokal digunakan di daerah lain?
- Apakah mungkin untuk membuka rekening bank sebagai orang asing?
- 10 tumbuhan langkah di Indonesia?
- Berapa lama iPhone 13 bisa digunakan?
Maklum balas jawapan:
Terima kasih atas maklum balas anda! Maklum balas anda sangat penting dalam membantu kami menambah baik jawapan pada masa hadapan.