Barang apa saja yang tidak boleh dibawa ke bagasi pesawat?

207 tontonan
Barang barang yang tidak boleh dibawa ke bagasi pesawat tercatat termasuk powerbank dan baterai lithium cadangan. Peraturan ini berlaku karena risiko panas berlebih yang memicu kebakaran. Anda wajib menyimpan perangkat tersebut di tas kabin untuk pemantauan langsung. Sebagian besar maskapai menetapkan batas kapasitas powerbank maksimal 20.000 mAh atau 100 Wh demi menjamin keselamatan penerbangan selama perjalanan udara.
Maklum Balas 0 suka

Barang yang tidak boleh dibawa ke bagasi pesawat?

Memahami barang yang tidak boleh dibawa ke bagasi pesawat sangat penting untuk keamanan selama penerbangan. Banyak pelancong menghadapi risiko penyitaan barang atau masalah saat proses pelaporan di bandara karena kelalaian aturan. Pelajari informasi mendalam berikut untuk melindungi hak Anda dan menghindari kerugian finansial yang tidak perlu saat akan melakukan perjalanan udara.

Barang apa saja yang tidak boleh dibawa ke bagasi pesawat?

Pertanyaan ini sering muncul karena aturan keselamatan penerbangan yang ketat. Secara umum, benda dilarang di bagasi tercatat mencakup baterai lithium, bahan berbahaya, dan barang berharga yang rentan hilang atau rusak.

Baterai Lithium dan Powerbank

Powerbank dan baterai lithium cadangan dilarang keras masuk ke bagasi tercatat karena risiko panas berlebih yang dapat memicu kebakaran. Anda wajib menyimpannya di tas kabin agar dapat dipantau langsung oleh awak kabin jika terjadi insiden. Banyak maskapai saat ini menerapkan aturan powerbank di pesawat, biasanya maksimal 20.000 mAh atau 100 Wh, untuk memastikan keamanan selama penerbangan. [1]

Barang Berbahaya dan Bahan Mudah Terbakar

Bahan peledak, kembang api, korek api gas, dan tabung gas portabel adalah benda yang dilarang dibawa ke bagasi pesawat. Zat kimia beracun atau korosif seperti merkuri dan asam keras juga masuk dalam daftar larangan mutlak. Larangan ini bertujuan untuk mencegah reaksi kimia berbahaya di dalam kompartemen kargo yang tidak terpantau selama penerbangan.

Mengapa Barang Berharga Harus Tetap di Kabin?

Banyak penumpang bertanya mengapa laptop, kamera, atau uang tunai dilarang di bagasi tercatat. Selain risiko kerusakan akibat benturan saat penanganan bagasi, barang-barang ini memiliki risiko kehilangan yang tinggi. Untuk dokumen perjalanan seperti paspor dan KTP, menyimpannya di barang yang harus dibawa di bagasi kabin adalah langkah antisipasi jika koper Anda mengalami keterlambatan atau salah kirim ke bandara lain.

Kendaraan Kecil Bertenaga Baterai

Kendaraan seperti hoverboard atau balance wheel hampir dilarang total oleh maskapai. Saya ingat pernah melihat penumpang di bandara harus merelakan hoverboard miliknya karena tidak diizinkan masuk kabin maupun kargo. Aturan ini cukup ketat karena baterai pada perangkat tersebut sering kali memiliki kapasitas tinggi dan stabilitas yang dipertanyakan, sehingga berisiko meledak secara spontan.

Perbedaan Aturan Bagasi: Kabin vs Tercatat

Memahami perbedaan lokasi penyimpanan sangat penting agar barang bawaan Anda tidak disita petugas keamanan bandara.

Bagasi Kabin

• Maksimal 100ml per botol, wajib plastik transparan

• Wajib dibawa ke kabin (laptop, kamera, powerbank)

• Dilarang total (pisau, gunting, silet)

Bagasi Tercatat (Kargo)

• Diperbolehkan dalam volume besar jika bukan bahan berbahaya

• Dilarang keras (baterai lithium, bahan peledak)

• Diperbolehkan asalkan dibungkus dengan sangat aman

Bagasi kabin berfokus pada keselamatan jangka pendek (pencegahan senjata/ledakan), sedangkan bagasi tercatat berfokus pada stabilitas kargo (pencegahan api/bahan reaktif). Pastikan barang berharga selalu ada di kabin agar lebih aman.

Pengalaman Budi dengan Powerbank di Bandara

Budi, seorang mahasiswa asal Da Nang yang hendak terbang ke Ho Chi Minh, hampir ketinggalan pesawat karena membawa powerbank besar di dalam koper tercatat. Ia tidak menyadari bahwa aturan keamanan baru saja diperbarui.

Saat proses check-in, petugas keamanan memanggil namanya karena terdeteksi benda mencurigakan melalui mesin X-ray. Budi merasa panik karena waktu keberangkatan tinggal 45 menit lagi.

Ia terpaksa membongkar koper di area publik, mengeluarkan powerbank tersebut, dan memindahkan ke tas ransel kecil. Proses ini memakan waktu cukup lama dan membuatnya harus berlari ke gerbang keberangkatan.

Setelah kejadian itu, Budi selalu mengecek daftar barang terlarang di website maskapai satu hari sebelum berangkat. Ia sadar bahwa aturan bandara bukanlah formalitas, melainkan kebutuhan nyata untuk keselamatan semua penumpang.

Langkah Seterusnya

Simpan Powerbank di Tas Kabin

Jangan pernah memasukkan baterai cadangan atau powerbank ke bagasi tercatat untuk menghindari risiko kebakaran.

Amankan Barang Berharga

Laptop, uang, dan dokumen penting harus selalu berada di kabin untuk mencegah kehilangan atau kerusakan akibat penanganan bagasi.

Jawapan Pantas

Apakah parfum boleh masuk bagasi tercatat?

Ya, parfum boleh masuk bagasi tercatat dalam jumlah wajar. Namun, untuk bagasi kabin, botol parfum harus memiliki volume maksimal 100ml dan wajib dimasukkan ke dalam plastik transparan yang dapat ditutup kembali. [2]

Jika Anda masih ragu mengenai barang bawaan lainnya, silakan baca panduan tentang Apa saja yang tidak boleh dibawa dalam bagasi pesawat?

Bagaimana dengan korek api?

Korek api gas biasanya dilarang masuk bagasi tercatat maupun kabin. Beberapa maskapai mengizinkan satu korek api korek api kayu (bukan gas) yang dibawa di saku, tetapi aturan ini bisa berbeda-beda tiap maskapai.

Rujukan Sumber

  • [1] Newsroom - Banyak maskapai saat ini menerapkan batas kapasitas powerbank, biasanya maksimal 20.000 mAh atau 100 Wh, untuk memastikan keamanan selama penerbangan.
  • [2] Traveloka - Untuk bagasi kabin, botol parfum harus memiliki volume maksimal 100ml dan wajib dimasukkan ke dalam plastik transparan yang dapat ditutup kembali.