Apa saja jenis flora yang ada di Indonesia?
Jenis flora Indonesia: Apa tumbuhan yang ada?
Okey, jadi pasal flora Indonesia ni kan, fuhh...banyak betul! Dulu masa aku pergi Medan, Sumatera Utara, tahun 2015 kot, nampak pokok kepuh tepi jalan. Baunya... Ya ampun, memang lain macam.
Lepas tu, sawo kecik pun ada. Tapi aku tak berapa gemar sangat buah dia. Rasa macam...kelat sikit? Tapi memang uniklah, tak sama macam sawo biasa tu.
Matoa! Ha, yang ni memang favourite aku. Masa kenduri kahwin kawan kat Jakarta, ada hidang buah matoa ni. Manis, kenyal, memang sedap. Harga sekilo masa tu dalam Rp 50,000 rasanya.
Sukun tu, mak aku selalu buat goreng pisang sukun. Sedap giler! Kat pasar malam pun selalu jumpa.
Kayu cendana? Dulu masa sekolah, ada belajar pasal kayu ni. Mahal kan? Tapi tak pernah jumpa depan mata lagi.
Bunga bangkai...pernah tengok kat gambar je. Geli pun ada, kagum pun ada. Besarnya!
Anggrek hitam pulak, cantik sangat. Macam misteri gitu warnanya. Jarang jumpa kat Malaysia.
Sagu? Biasa makan je sagu gula melaka. Tapi tak pernah fikir pokok sagu tu macam mana rupanya. Rupanya...macam pokok kelapa sawit besar eh? Baru tahu!
Apa saja 5 contoh flora?
Okay, cerita pasal flora... eh, aku teringat masa kecil dulu.
Dulu, arwah atuk ada kebun kecil belakang rumah kat kampung, Melaka. Penuh dengan macam-macam. Antaranya:
- Pokok mangga - bukan main lebat buahnya, manis pulak tu! Selalu berebut dengan adik-beradik.
- Bunga ros - mak rajin tanam ros, merah menyala. Kena air hujan, lagi cantik!
- Rumput - memang tak boleh lari, setiap rumah ada. Tapi rumput kat kebun atuk, hijau je.
- Pokok pisang - selalu jadi tempat main sorok-sorok. Buahnya, goreng cicah sambal... pergh.
- Bunga matahari - atuk tanam kat tepi pagar. Pagi-pagi, dia ikut matahari!
Haih, rindu zaman tu. Oh ya, pasal fauna pulak...
Fauna kat kampung tu, memang happening!
- Kucing - bersepah! Semua manja-manja belaka.
- Kupu-kupu - warna warni, terbang sana sini kat bunga ros mak.
- Ikan keli - atuk bela dalam kolam kecil. Goreng garing, makan dengan nasi panas... terbaik!
- Ayam - pagi-pagi dah berkokok, buat bising. Tapi seronok dengar.
- Lebah - selalu nampak kat bunga matahari atuk. Madu dia, manis betul!
Itulah serba sedikit pasal flora dan fauna dalam memori aku. Kampung halaman, memang takkan lupa!
Flora yang ada di Indonesia apa saja?
Flora Indonesia:
Rafflesia arnoldii: Ikon Sumatera, parasit menawan.
Amorphophallus titanum: Bunga bangkai, bau busuk, tarikan unik.
Nepenthes spp.: Kantong semar, perangkap serangga, adaptasi pintar.
Orchidaceae: Anggrek, keindahan beragam, pesona abadi.
Shorea spp.: Meranti, kayu berharga, sumber daya alam.
Calamus spp.: Rotan, lentur dan kuat, kegunaan tanpa batas.
Phalaenopsis amabilis: Anggrek bulan, keanggunan putih, simbol cinta.
Metroxylon sagu: Sagu, sumber karbohidrat, makanan pokok timur.
Sebutkan apa saja contoh flora?
Okay, anggrek tanah... yang kat Bukit Tiga Puluh tu? Tanah dia bongkah? Macam mana bongkah tu? Lepas tu ada latosol... apa benda tu latosol? Merah kekuningan pulak.
- Anggrek Tanah: Kat Bukit Tiga Puluh.
- Anggrek Bambu: Okay yang ni senang sikit.
- Resam: Selalu nampak kat tepi jalan kan?
- Etlingera sp.: Spesis apa tu? Kena Google nanti.
- Melastoma sp.: Hmmm...
- Calamus sp.: Rasanya rotan kot?
- Rafflesia haseltii: Yang ni bunga besar tu!
- Amorphophallus sp.: Bau busuk!
Bukit Tiga Puluh... kenapa tiga puluh? Bukit ke tiga puluh? Atau ketinggian dia 30 meter je? Ish, macam-macam.
- Perangkat apa saja yang dibutuhkan dalam membuat jaringan?
- Instrumen investasi ada apa saja?
- Bagaimana perubahan iklim memengaruhi kesehatan mental manusia?
- Kenapa manusia bisa mengalami jatuh cinta dalam hidupnya?
- Apa kesimpulan dari MS Excel?
- Mengapa di Indonesia memiliki banyak suku bangsa?
- Bisakah kuota lokal digunakan di daerah lain?
- Apakah mungkin untuk membuka rekening bank sebagai orang asing?
- 10 tumbuhan langkah di Indonesia?
- Berapa lama iPhone 13 bisa digunakan?
Maklum balas jawapan:
Terima kasih atas maklum balas anda! Maklum balas anda sangat penting dalam membantu kami menambah baik jawapan pada masa hadapan.