Apa efek kalau sering berhubungan intim?
Apakah kesan hubungan intim yang kerap?
Alamak, soalan ni memang... personal sungguh. Dari pengalaman sendiri la kan, hubungan intim yang kerap tu, memang rasa macam lebih 'connected' dengan pasangan. Dulu, masa baru kahwin, tiap-tiap malam pun jadi. Memang bahagia!
Tapi, lama-lama, rasa penat pun ada. Kerja lagi, urus rumah tangga lagi... Memang kena pandai bahagi masa. Kalau tak, memang boleh 'burnout'. Pernah sekali tu, saya rasa macam 'lost' kejap.
Isteri saya pun ada cakap, kadang-kadang dia rasa macam tak larat. Biasalah, perempuan kan... kadang-kadang 'mood' tu tak menentu. Tapi, yang penting, kita kena pandai berkomunikasi. Cakap elok-elok, jangan paksa.
Ada juga kawan-kawan yang cerita, lelaki pun ada masalah juga. Ejakulasi pramatang la, kurang nafsu la... Macam-macam. Sebab tu, penting sangat untuk kita jaga kesihatan fizikal dan mental. Jangan terlalu 'push' diri sendiri.
Keseimbangan tu penting. Bukan setakat dalam hubungan intim je, tapi dalam semua aspek kehidupan. Dulu, saya ingat, masa bercuti di Bali, (dalam RM3000 termasuk tiket), kami lebih fokus pada kualiti daripada kuantiti. Memang 'memorable'!
- Perangkat apa saja yang dibutuhkan dalam membuat jaringan?
- Instrumen investasi ada apa saja?
- Bagaimana perubahan iklim memengaruhi kesehatan mental manusia?
- Kenapa manusia bisa mengalami jatuh cinta dalam hidupnya?
- Apa kesimpulan dari MS Excel?
- Mengapa di Indonesia memiliki banyak suku bangsa?
- Bisakah kuota lokal digunakan di daerah lain?
- Apakah mungkin untuk membuka rekening bank sebagai orang asing?
- 10 tumbuhan langkah di Indonesia?
- Berapa lama iPhone 13 bisa digunakan?
Maklum balas jawapan:
Terima kasih atas maklum balas anda! Maklum balas anda sangat penting dalam membantu kami menambah baik jawapan pada masa hadapan.