Adakah buasir berbau?
Kenapa buasir berdarah?
Hujan renyai di luar tingkap... Darah... merah pekat, mencemari putih porselin. Bayangan itu kembali. Sakitnya... mencengkam. Seolah-olah lubuk dalam jiwaku terdedah. Luka di sana, di hujung usus, menjerit bisu.
Buasir. Kata yang getir. Sejak beberapa bulan lalu, ia mencengkam. Sembelit. Ya, itu puncanya. Najis keras, mengoyak dinding lembut. Pembuluh darah di dubur... lecet, hancur. Menjadi lubuk yang tak henti-henti mengalirkan darah.
Sesak nafas. Rasa tenggelam dalam kesakitan. Hujung malam yang sunyi... cuma bunyi air hujan dan debaran jantung yang tak menentu. Seolah jam berhenti bergerak. Masa terhenti. Hanya sakit yang bergema.
- Sembelit yang berpanjangan.
- Tekanan ketika membuang air besar.
- Luka pada pembuluh darah di anus.
Tangan gemetar menulis ini. Ingin mencari kelegaan. Namun, kata-kata sea la tak mampu mewakilkan derita yang kurasakan. Sakitnya, berpanjangan. Seolah jiwa dan raga bersatu dalam kesakitan.
Darah itu... seperti air mata yang tak mampu ditahan. Isyarat tubuh yang lemah. Mungkin... tanda penghujung segalanya.
Catatan peribadi: Doktor mengesahkan buasir peringkat awal. Saya perlu ubah gaya hidup. Lebih banyak air dan serat. Mungkin juga perlu ubat.
Adakah buasir boleh sembuh?
Buasir? Boleh sembuh.
Rawatan:
- Ubat (dari preskripsi doktor).
- Gaya hidup. Ubah. Jadi sihat.
Nota: Bukan pembedahan pilihan pertama.
- Perangkat apa saja yang dibutuhkan dalam membuat jaringan?
- Instrumen investasi ada apa saja?
- Bagaimana perubahan iklim memengaruhi kesehatan mental manusia?
- Kenapa manusia bisa mengalami jatuh cinta dalam hidupnya?
- Apa kesimpulan dari MS Excel?
- Mengapa di Indonesia memiliki banyak suku bangsa?
- Bisakah kuota lokal digunakan di daerah lain?
- Apakah mungkin untuk membuka rekening bank sebagai orang asing?
- 10 tumbuhan langkah di Indonesia?
- Berapa lama iPhone 13 bisa digunakan?
Maklum balas jawapan:
Terima kasih atas maklum balas anda! Maklum balas anda sangat penting dalam membantu kami menambah baik jawapan pada masa hadapan.